Pertambahan usia merupakan berkat yang luar biasa dari Tuhan yang maha esa dan Anugerah tersendiri bagi seseorang maupun lembaga, tidak terkecuali bagi Gereja Kristen Sumba Payeti atau yang dikenal dengan GKS Payeti Cabang Kalu.
Layaknya individu yang bertumbuh, perjalanan panjang gereja ini juga diwarnai oleh Proses yang membentuknya, baik melalui pergumulan, perjuangan, suka maupun duka yang dilalui bersama. Dimulai dari sebuah perkumpulan kecil, gereja ini terus bertumbuh dan berkembang menjadi sebuah gereja yang solid dan senantiasa berupaya mempertahankan eksistensinya di tengah-tengah dunia terkhusus di jemaat Kalu.
GKS P Cabang Kalu pada mulanya tumbuh dari kelompok yang terdiri atas beberapa orang anggota, kelompok pelayanan ini dimulai pada Tahun 1961 oleh Pdt. Ratu Bandju dan Pdt. Berlin bersama 4 (Empat) Orang Tokoh Jemaat masing-masing : H. Makonda, A. Mannoradja, Tan Sio Look, B.H.J. Maundima
Mereka melakukan Pekabaran Injil di Wilayah Kalu dan dari kegiatan PI ini terjaring 3 (Tiga) Tokoh Masyarakat yaitu : Nggau Behar, Ndawa Lu, Windi Nggalaratu bersama keluarganya.
Dalam perjalanan penginjilan, mereka melakukan kegiatan Ibadah Minggu dan Ibadah perayaan Natal bersama dan dalam persekutuan ini terbentuk sebuah kesepakatan untuk mendirikan Pos PI di Lokasi rumah Bapak Nggau Behar. Pelayanan Pos PI bejalan dari tahun 1961 s/d Tahun 1973 kemudian pada tahun 1974 berubah menjadi ranting sekaligus membangun gedung Ibadah yang baru, yang lokasi tanah diberikan secara cuma-cuma oleh Bapak Retang Tarapanjangu yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk Kalu. Kondisi fisik bangunannya beratap daun kelapa dan berdinding semi permanen yang pekerjaannya diprakarsai oleh Bapak Windi Nggalaratu dan dikerjakan secara gotong-royong oleh beberapa jemaat dan dibantu oleh pemuda simpatisan. Pada tahun 1976 banyak jiwa yang menyerahkan diri untuk dibaptis kurang lebih 50 Jiwa. Pada Tahun 1983 Gereja Cabang Kalu yang pada saat itu masih berstatus ranting mendapat bantuan dana dari Polres Sumba Timur yang pekerjaannya dikelola langsung oleh AMD (ABRI Masuk Desa) dengan ukuran bangunan 7 m x 5 m.
Dari tahun ke tahun atas Kuasa Roh Kudus semakin banyak Jiwa yang dimenangkan oleh Tuhan, sehingga pada tahun 1994 yang tadinya ranting berubah menjadi Cabang sampai dengan saat ini. Pada Tahun 2005 gedung ini direnovasi karena kondisi fisik yang tidak layak pakai serta kapasitasnya sudah tidak mampu menampung jemaat yang semakin bertambah, dan saat itu mulai dibangun gedung baru, dan Ketua Panitia Pembangunan adalah Bapak Ida Bagus Nyoman Ray, dan dalam pengerjaan gedung baru, Jemaat beribadah di gedung darurat disamping lokasi gedung gereja, dalam pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swadaya dari warga jemaat maupun para donator dan atas berkat dan penyertaan Tuhan bangunan fisik GKSP Cabang Kalu diresmikan pada tanggal 23 Oktober 2012, Kami juga merasa bangga dan bersyukur kepada Tuhan sebagai jemaat yang terus bertumbuh dan di besarkan oleh “Ibu“ (Jemaat GKS Payeti) yang telah lebih dahulu mengalami berbagai tantangan dan pergumulan ditengah gerak pekabaran injil. Demikian kilas balik perjalanan berdirinya Gereja Kristen Sumba Payeti Cabang Kalu (Sekertariat)